Kamis, 29 Mei 2014

Agar Kuman Enyah, Begini 10 Kiat Cuci Tangan yang Benar (1)

Pilek, flu, serta berbagai penyakit musiman lain terus menghantui tanpa henti. Cara terbaik untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut adalah dengan menjaga kebersihan. Meski sudah kuno, mencuci tangan adalah langkah paling murah sekaligus efektif untuk menepis kuman penyebab penyakit-penyakit tersebut. Sayangnya, banyak orang yang tak terbiasa mencuci tangan, bahkan tenaga medis profesional sekali pun. Mereka yang sudah terbiasa mencuci tangan pun tak jarang melakukannya dengan serampangan saja. Padahal agar kuman tak menyerang, proses mencuci tangan harus dilakukan dengan benar. Seperti apa cara mencuci tangan yang benar? Inilah cara benar untuk mencuci tangan, seperti dilansir ABC Australia dan ditulis pada Rabu (28/5/2014). 

1. Jangan terburu-buru 
Sepercik air tidaklah cukup untuk menyingkirkan kuman-kuman membandel di tangan. Agar bebas kuman, seluruh bagian tangan harus dicuci dan digosok-gosok di bawah air yang mengalir. Idealnya waktu mencuci serta mengeringkan tangan berlangsung selama 40 hingga 60 detik. Untuk mengukurnya, tak perlu repot-repot mengeluarkan jam tangan atau stopwatch, cukup dengan menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" sebanyak dua kali.

2. Menggunakan sabun Jika Anda sedang mencuci tangan dan ada sabun di wastafel, gunakan! Kuman biasanya menempel pada lapisan lemak, minyak, serta serpihan sel di permukaan kulit. Nah, sabun berfungsi melarutkan lapisan-lapisan tersebut sehingga kuman tak memiliki tempat bersinggah. Itulah mengapa mencuci tangan dengan sabun lebih ampuh mencegah penyakit ketimbang hanya menggosok-gosokkan tangan dengan air saja.
3. Sabun batangan atau sabun cair? Sabun cair cedenrung lebih sedikit disinggahi kuman dibanding sabun batangan. Akan tetapi, isu tersebut hanya berlaku di tempat umum saja. Oleh karena itu tak masalah jika Anda ingin menggunakan sabun batangan di rumah. Namun perlu diingat, sabun batangan sebaiknya ditempatkan di wadah khusus agar cepat rusak atau berair.
4. Sabun antibakteri, benarkah ampuh? 

Sabun antibakteri diyakini lebih ampuh dibanding sabun biasa lantaran dapat membunuh seluruh kuman di tangan. Faktanya, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa sabun aktibakteri lebih ampuh dari sabun biasa atau air. Sebaliknya, sejumlah pakar khawatir penggunaan sabun antibakteri secara terus menerus justru menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap bahan-bahan tertentu. 
 
5. Menggunakan air mengalir 
Saat mencuci tangan, disarankan untuk menggunakan air yang mengalir. Pasalnya mencuci tangan dengan semangkuk air akan percuma. Tangan yang telah disabun dan bersih dari kuman bisa saja terkontaminasi lagi jika dibilas dengan air yang menggenang. Oleh karenanya, selalu upayakan untuk membilas tangan dengan air yang mengalir. 
To Be Continue ....  

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat, 
Salam Sukses & Selalu Action! 
Sumber Muamaroh Husnantiya - detikHealth

5 komentar:

ace maxs mengatakan...

hidup bersih akan menjadi hidup sehat

ace maxs mengatakan...

hidup bersih akan menjadi hidup sehat

khasiat xamthone mengatakan...

Setuju kali gan.
kebersihan kan sebagian dari iman.
saya juga pengen indonesia bisa bener2 bersih kya negara2 tetangga.

obat asam urat mengatakan...

ini baru namanya blog bermanfaat. makasih gan. semoga berkah ya gan...

harga power bank mengatakan...

sederhana cuma bermanfaat

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR