Jumat, 11 Oktober 2013

Bagaimana Cara Tepat Menghadapi Orang Tua yang Pikun?

Beberapa orang tua bisa menunjukkan gejala pikun dengan cara berbeda. Misalnya, ada orang yang kerap salat lalu wudhu berulang-ulang. Atau bisa juga orang tua yang terus-menerus berjalan kaki. Jika seperti ini, bagaimana cara tepat menyikapinya? "Sebaiknya biarkan saja. Kenapa? Karena jika kita tegur atau ingatkan misalnya tadi kan udah salat, kok sekarang wudhu terus mau salat, itu justru membuat mereka tidak nyaman," papar dr Ria Maria, SpKJ. Hal tersebut disampaikan dr Ria saat menjadi pembicara di acara Sarasehan 'Menjadi Lansia Sehat dan Mandiri' dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2013). 

Terutama pada pasien demensia alzheimer, menurut dr Ria percuma saja jika mereka diingatkan. Justru dengan membiarkannya mengulang shalat dan wudhu tersebut, akan menimbulkan perasaan tenang bagi pasien karena dia telah melaksanakan kewajibannya. Hal ini juga berlaku bagi kakek nenek yang pikun lalu sering berjalan kaki terus menerus. Menurut dr Ria, dengan berjalan kaki seperti itu seseorang akan menemukan kenyamanan tersendiri. 

Nah, peran dari orang di rumah pun sangat dibutuhkan dengan tetap mengawasi mereka terutama dalam hal mengunci pintu. Menurut Dr dr C.Heriawan Soejono SpPD K-Ger, M.Epid, FACP, FINASIM dari divisi geriatri penyakit dalam RSCM-FKUI, gejala kepikunan yang berbeda-beda seperti itu juga dipengaruhi oleh kepribadian tiap orang. "Faktor perkembangan kepribadian juga berinvestasi pada gejala kepikunan seseorang, meskipun sangat terbatas penelitian yang membahas korelasi ini, tapi itu memang berpengaruh," kata dr Heriawan. 

Kesehatan lansia juga dipengaruhi gaya hidup mereka, terutama saat mulai memasuki masa pensiun. Seperti yang banyak terjadi bahwa meskipun usianya sudah mencapai 80 tahun tapi orang tua di desa masih sanggup bekerja, contohnya mencangkul di sawah. "Itulah salah satunya bahwa orang tua harus tetap aktif. Kita jangan terlalu memanjakan orang tua. 

Setelah pensiun, boleh membiarkan mereka istirahat tapi beri juga kegiatan atau aktivitas agar tetap gerak," jelas dr Ria. "Kalau orang tua hanya dibiarkan duduk diam di rumah, nantinya kemampuan kognitif mereka akan mengalami kemunduran," imbuhnya.  

Selamat Mencoba Semoga Bermanfaat S
alam Sukses & Selalu ActiON! 
Sumber Radian Nyi Sukmasari - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR