Rabu, 04 September 2013

Seks Diklaim Bisa Bikin Panjang Umur, Ini Alasannya

Baru-baru ini, seorang psikolog dari Inggris mengklaim berhubungan seksual secara rutin membuat pasangan terlihat tujuh tahun lebih muda. Tapi bagaimana bisa? Alasannya banyak. Tapi hal ini dapat dirangkum menjadi enam alasan utama yang mendasari pernyataan mengapa kerap bercinta dapat menyebabkan usia pasangan menjadi lebih panjang, seperti dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (3/9/2013) berikut ini.  

1. Berpikir tentang seks saja dapat meningkatkan kemampuan kognitif 
Peneliti Jens Förster dari Belanda menemukan hormon endorfin yang dilepaskan otak karena berpikir tentang seks dapat mendorong pertumbuhan otak. Bahkan orang-orang yang baru saja 'bercinta' dalam pikirannya terbukti mampu berpikir lebih kritis. Studi lain dari Princeton University pun mengatakan seks dapat merangsang otak.

 2. Menurunkan tingkat stres 
Banyak studi yang telah membuktikan orang-orang yang rutin bercinta memiliki tekanan darah lebih rendah ketika dihadapkan pada situasi yang bisa membuatnya stres atau tertekan.  

3. Merangsang sistem kekebalan 
Sekelompok peneliti dari Wilkes University, Pennsylvania menemukan orang-orang yang bercinta setiap satu-dua kali dalam seminggu ternyata memiliki kadar antibodi penting bernama immunoglobulin A (IgA) yang lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang frekuensi bercintanya tak sebanyak itu.  

4. Mengurangi risiko sakit jantung 
Sudah lama diketahui jika pria yang berhubungan seksual dengan istrinya minimal dua kali seminggu mengalami penurunan risiko penyakit kardiovaskular hingga separuh.  

5. Meredakan nyeri 
Tentu telah banyak studi yang menyatakan jika seks dapat meredakan sakit kepala, tapi seorang pakar arthritis bernama Dr. George E. Erlich menemukan manfaat lain dari aktivitas intim ini. Dokter asal Philadelphia ini mengatakan 70 persen penderita arthritis mengaku tak lagi merasakan nyeri atau mengalami pengurangan rasa sakit setelah melakukan hubungan seksual. Sebab gairah seksual terbukti dapat merangsang kelenjar adrenalin yang berfungsi menghasilkan lebih banyak hormon kortison, atau pereda peradangan yang menyebabkan rasa nyeri pada sendi. 

 6. Membuat tidur lebih nyenyak 
Direktur Berman Center for Women's Sexual Health, Laura Berman menjelaskan bahwa hormon endorfin yang dilepaskan otak ketika bercinta menyebabkan orang yang melakukannya jadi lebih rileks. Itulah sebabnya tidur Anda menjadi nyenyak dan berkualitas. Padahal kualitas tidur yang tinggi erat kaitannya dengan penurunan risiko berbagai penyakit.  

Selamat Mencoba Semoga Bermanfaat  
Salam Sukses & Selalu ActiON! 
Sumber Rahma Lillahi Sativa - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR