Rabu, 08 April 2015

Anda Termasuk Yang Mana? Ada 5 Tipe Anak di Dunia

Ibu adalah sosok wanita yang kita kenal begitu lama. Sejak lahir hingga kita tumbuh dewasa, kita selalu menjadikannya sebagai panutan utama. Bagaimana karakter kita sekarang, semua tidak lepas dari caranya mendidik kita. Dilansir dari dailymail.co.uk, seorang penulis asal Inggris bernama Natasha Fennel melakukan penelitian tentang perasaan yang dirasakan oleh seorang anak terhadap ibunya. Dalam penelitiannya, ia menemukan beberapa tipe anak, mulai dari Resep Masakan dan Lifestyle 
Ibu adalah sosok wanita yang kita kenal begitu lama. Sejak lahir hingga kita tumbuh dewasa, kita selalu menjadikannya sebagai panutan utama. Bagaimana karakter kita sekarang, semua tidak lepas dari caranya mendidik kita. Dilansir dari dailymail.co.uk, seorang penulis asal Inggris bernama Natasha Fennel melakukan penelitian tentang perasaan yang dirasakan oleh seorang anak terhadap ibunya. 

Dalam penelitiannya, ia menemukan beberapa tipe anak, mulai dari tipe anak yang sibuk, mandiri, narsis dan lain sebagainya. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut tentang tipe-tipe anak tersebut, kira-kira, Anda termasuk tipe yang mana, Ladies?  

Anak yang sibuk 
Apakah ketika ibu Anda menelepon Anda, Anda sering mengabaikannya? Atau ketika Anda baru saja menutup telepon darinya, Anda akan mengatakan pada rekan Anda “Cuma ibuku”? Jika ya, berarti Anda termasuk ke dalam tipe ini, Ladies. Anda terlalu sibuk dengan kehidupan Anda hingga mengabaikan perhatian dari ibu Anda. Selain itu, karena Anda terlalu fokus pada kegiatan Anda sendiri, Anda seringkali memberikan janji pada ibu Anda yang jarang Anda penuhi. Mulai saat ini, cobalah kurangi kegiatan Anda dan luangkan waktu untuk ibu Anda, Ladies.  

Anak yang tidak mandiri 
Tipe anak seperti ini akan selalu melibatkan ibu Anda dalam setiap permasalahan yang Anda hadapi. Anda selalu bergantung padanya dalam situasi apapun. Misalnya untuk memasak makan malam, Anda akan meminta ia mengajari Anda, atau jika tidak bisa, Anda akan memintanya memasak untuk Anda. Ketika Anda berbicara padanya, Anda akan menceritakan tentang diri Anda saja tanpa pernah bertanya apa yang ia rasakan. Anda masih memperlakukannya layaknya seorang ibu, bukan sebagai seseorang yang juga butuh dimengerti. Anda bahkan masih menggantungkan beberapa hal padanya padahal Anda sudah dewasa. Anda bisa menjadi beban baginya. Tapi ibu Anda tidak akan mengatakannya karena dia adalah ibu Anda.  

Anak yang dewasa 
Anda memasak dengan ibu Anda, pergi berjalan-jalan dengannya. Anda tidak lagi memperlakukannya sebagai seorang ibu.Hubungan Anda berdua sudah layaknya sahabat, meskipun di sisi lain Anda menyadari bahwa tidak banyak waktu tersisa. Anda sudah mencoba mengerti dirinya dan tidak meminta untuk dimengerti. Anda juga semakin perhatian padanya dan menanyakan apa yang diinginkan atau dibutuhkannya, dan Anda akan berusaha mengabulkan hal tersebut. Namun hal negatif dari anak tipe ini adalah mereka memiliki kecenderungan untuk memerintah ibunya untuk melakukan beberapa hal.  

Anak yang ogah-ogahan 
Tipe anak yang satu ini adalah ia yang enggan membantu ibunya. Tipe anak seperti ini biasanya adalah anak remaja, mereka lebih memilih hang out bersama teman-teman daripada di rumah dan membantu ibunya melakukan pekerjaan rumah. Selain itu, anak tunggal juga biasanya akan menjadi tipe seperti ini. Ketika sang ibu sakit, ia akan merawat sang ibu tapi dengan ogah-ogahan. Ketika para remaja yang menjadi tipe anak seperti ini telah dewasa, yaitu berusia sekitar 20-40 tahun, mereka akan mulai sadar akan sikap mereka dan berusaha mengubahnya. Tapi ketika sang ibu menjadi semakin tua, hubungan mereka akan retak kembali. Ketika sang ibu telah jompo, anak tipe ini biasanya akan menjual rumah keluarga dan mengirim ibunya ke panti jompo. 

Anak yang selalu dituntut 
Anak tipe ini memiliki ibu yang selalu menuntutnya agar memenuhi kriteria yang ia tetapkan, dan biasanya kriteria tersebut lebih tinggi dari kemampuan yang Anda miliki. Misalnya, ketika di sekolah Anda mendapat nilai B, ia akan meminta Anda mendapat nilai A. Karena hal ini, Anda akan selalu mencoba mencapai apa yang ia harapkan, tapi di sisi lain ibu Anda akan selalu mengkritik Anda. Hal ini biasanya akan Anda sadari ketika Anda sudah dewasa dan sudah memiliki anak. Ketika ibu Anda berkunjung, ia akan mengkritik cara bagaimana Anda membesarkan anak Anda. Saat inilah, hubungan Anda dengannya rawan terganggu karena di satu sisi Anda tidak ingin sang ibu mengkritik anak Anda. 

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat,
Salam Sukses & Selalu Action!
Sumber: vemale.com / resep.web.id

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR