Tampilkan postingan dengan label Jadwal Puasa Ramadhan 1433 H. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jadwal Puasa Ramadhan 1433 H. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Agustus 2012

Inilah Tips untuk Ibu Hamil & Menyusui yang Ingin Tetap Puasa

Menurut Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM berpuasa saat hamil aman dilakukan jika kehamilan sudah memasuki trimester kedua. Wanita yang usia kehamilannya sudah memasuki bulan ketujuh atau kedelapan juga bisa tetap berpuasa. Bulan Ramadan sudah sudah berjalan separo waktu, bagi wanita hamil atau menyusui dan tetap ingin puasa ada beberapa yang harus diperhatikan. Berikut ini tips untuk ibu hamil dan menyusui. Puasa tidak disarankan dilakukan jika kehamilan baru trimester pertama karena masih sangat rawan. Dr Ari menjelaskan pada masa trimester pertama, ibu hamil biasanya akan mengalami morning sickness berupa mual atau muntah. Saat itu terjadi perubahan selera makan dan berat badan yang tidak disadari. Dalam kondisi ini, ibu hamil biasanya akan kehilangan nafsu makan atau makan dengan porsi lebih sedikit dari biasanya. Hal ini akan berakibat buruk bagi ibu dan janin bila tetap memaksakan berpuasa. “Sedangkan pada trimester ketiga, ditakutkan ibu hamil sewaktu-waktu mengalami persalinan. Kalau dia puasa, maka tenaganya kurang untuk melahirkan,” lanjut dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia), seperti dikutip dari detikHealth. Oleh karena itu, ibu hamil yang berpuasa harus memperhatikan asupan gizinya. Asupan gizi dan kalori harus tetap sama dengan kondisi normal atau pada saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 10-20 persen lemak. Ibu hamil juga harus mempertimbangkan usia kandungannya saat menjalankan ibadah puasa. Ibu Menyusui Sama seperti saat hamil, ibu menyusui juga harus tetap memperhatikan asupan gizi mereka. Menurut Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dalam situsnya, ibu menyusui sebaiknya tetap makan tiga kali sehari yaitu saat sahur, buka puasa dan setelah salat Tarawih. Ibu juga sebaiknya disiplin mengkonsumsi makanan dengan gizi berimbang, yaitu dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein dan 10-20% lemak. “Jangan lupa untuk banyak minum, jangan sampai ibu dehidrasi. Tingkatkan asupan buah dan sayur,” ujar Ketua AIMI Mia Sutanto dalam perbincangan dengan wolipop beberapa waktu lalu. Mia menambahkan ibu menyusui yang ingin tetap berpuasa sebaiknya juga mengetahui kemampuan diri masing-masing. Hal itu karena kondisi setiap ibu berbeda-beda. Penulis buku cerita anak ‘Mama, Adik bayi Makan Apa?’ itu menambahkan cukup banyak ahli laktasi yang menyarankan ibu yang masih memiliki bayi di bawah usia enam bulan untuk tidak berpuasa. Hal itu karena satu-satunya sumber nutrisi bayi adalah dari ASI. Sehingga ibu pun disarankan untuk menunda dulu puasanya. “Ibu yang memiliki bayi usia enam bulan ke atas, sudah mulai makan, mendapatkan MPASI (Makanan Pendamping ASI), boleh (berpuasa), dipersilakan,” tuturnya. Hanya saja, jika ingin berpuasa, ibu yang masih menyusui ini harus tetap memperhatikan kondisinya. Ibu sebaiknya mengetahui kemampuan diri masing-masing. “Seandainya dia tidak kuat, pusing, merasa ada perubahan pada volume produksi ASI-nya, dia bisa membatalkan puasanya,” urai ibu dua anak itu. Dari mana ibu tahu volume produksi ASI-nya menurun? Mia menjelaskan ibu bisa membandingkan kondisi bayi saat sebelum dan sesudah ibu berpuasa. “Apakah setelah selesai menyusu saat ibu berpuasa dia masih rewel, minta menyusu terus, menyusunya lama, itu indikator bayi tidak cukup mendapatkan ASI. Tapi kalau setelah selesai menyusu dia langsung tertidur, tenang, tidak rewel, berarti ASI-nya cukup,” tuturnya. Semoga bermanfaat sumber: wolipop.com / resep.web.id Read More..

Kamis, 19 Juli 2012

download JAdwAL Imsakiyah Ramadhan 2012 1433 H SeLuRuh INDONESIA

Marhaban Ya Ramadhan,
Tinggal beberapa saat lagi kita akan memasuki bulan yang Paling mulia diantara 11 bulan yang lain, yaitu bulan suci Ramadhan 1433H, Berdasarkan sidang Isbad Pemerintah RI puasa tahun ini jatuh pda tgl 21 Juli 2012, tapi Bagi Muhammadiyah awal penetapan Bulan Suci Ramadhan adalah 20 Juli 2012. Jujur saja saya lebih sependapat dengan Muhammadiyah, sesuai kalender Islam bahwa Ramadhan tahun ini ( 2012 ) bertepatan dengan hari Jum’at 20 Juli 2012, yang otomatis pelaksanaan Sholat Tarawih perdana di lakukan malam ini ( Kamis, 19 Juli 2012 ). Supaya anda tambah yakin silahkan simak artikel berikut >>> Prediksi Awal Bulan Ramadhan 1433 Hijriyah . Tapi perbedaan ini jangan menjadikan perpecahan, Islam adalah agama yang Rahmatan Lil ‘Alamin, justru dengan adanya perbedaan inilah yg mempersatukan umat, sebagaimana telah dijabarkan dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. tanpa banyak basa basi, Langsung aja simak Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433H berikut ini dengan cara klik pada gambar tersebut, nanti akan muncul linknya.
Catatan: id=122 adl. Wilayah Jakarta Pusat, untuk wilayah lain silahkan id diganti (kode terlihat address bar) Atau simak langsung dari Link Aslinya berikut ini :Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433H Sementara itu jadwal puasa untuk daerah Anda (kota/kabupaten) dapat dilihat dengan mengganti nama kota di bagian “Pilih Kota“. Sebelum saya tutup artikel jadwal puasa 2012 untuk seluruh Indonesia ini, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui sehubungan dengan penentuan waktu sholat dan jadwal puasa di atas yaitu: Keterangan: 1. Jadwal Puasa Ramadhan 2012 meliputi seluruh indonesia, pilih kota untuk menampilkan jadwal ramadhan 2012 secara regional. 2. Awal Ramadhan dan Syawal 1433 H mengikuti Keputusan Pemerintah RI atau pihak2 yg berkompeten 3. Jadwal berlaku untuk wilayah kota ybs. dengan radius maksimal +/- 25 km. 4. Jadwal sudah ditambah waktu ihtiyati (pengaman) sebesar +/- 2 menit. 5. Jadwal berdasarkan Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI. KRITERIA JADWAL SHALAT KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA 1. Imsak 10 menit sebelum waktu Subuh. 2. Subuh saat Matahari berada pada sudut -20° di bawah horizon Timur ditambah ihtiyati 2 menit. 3. Syuruq / Terbit saat Matahari terbit dikurangi ihtiyati 2 menit. 4. Dhuha saat Matahari berada pada sudut 4,5° di atas horizon setelah terbit ditambah ihtiyati 2 menit. 5. Zuhur saat Matahari melintas Meridian (zawal/istiwa/noon) ditambah ihtiyati 2 menit. 6. Ashar saat panjang bayangan Matahari = panjang benda + panjang bayangan benda waktu Zuhur ditambah ihtiyati 2 menit. 7. Maghrib saat Matahari terbenam ditambah ihtiyati 2 menit. 8. Isya’ saat Matahari berada pada sudut -18° di bawah horizon Barat ditambah ihtiyati 2 menit Semoga Jadwal Ramadhan 2012 ini bermanfaat bagi anda. Adapun cara mendowloadnya Silahkan Klik disini>>> Itulah update terbaru dan terlengkap seputar jadwal puasa 2012 imsakiyah ramadhan 1433H untuk seluruh wilayah di Indonesia. Semoga saja informasi jadwal puasa 2012 seluruh Indonesia ini bermanfaat bagi Anda yang menjalankannya. Sebagai penutup, tak lupa tim SAYA mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1433 H tahun 2012, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah swt., dan seluruh dosa-dosa kita diampuni oleh-NYA, Aamiin Ya Robbal’alamin. Sumber dari berbagai sumber yg kompeten.
Read More..

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

SpONsOR