Kamis, 01 Mei 2014

Tips Belanja Agar Tidak Over Budget

Obsesi perempuan dengan tren busana memang cenderung tidak masuk akal. Hasrat belanja melihat koleksi terbaru seperti “menghantui” tubuh, terus begitu, sampai produk yang mencuri perhatian tersebut benar-benar dimiliki. Tak heran jika banyak perempuan yang sering mengeluh “bangkrut” di musim diskon. 
Mengenai hal ini, seorang motivator tersohor Merry Riana mengatakan, “Anda harus pintar saat shopping, yang pasti jangan pernah belanja saat sedang lapar, emosi, atau kesepian karena ini akan membuat Anda lebih boros.” Merry menambahkan, selain “lapar mata”, masalah yang sering muncul setelah belanja adalah perasaan menyesal setelah membeli karena belakangan baru disadari kalau ternyata kita tidak membutuhkan. 
Untuk menghindari hal-hal tersebut di atas berulang terus-menerus, berikut beberapa tip smart shopping dari Merry agar saat belanja tidak mengalami over budget dan pastinya tak menyesali benda yang sudah dibeli.  

1. Belanja untuk kebutuhan masa kini 
“Jangan pernah beli sesuatu yang akan digunakan nanti-nanti. Sering kali ketika sudah suka sama satu baju, Anda langsung beli walaupun misalnya kekecilan. Pembelaan dirinya adalah nanti bisa dipakai kalau sudah kurus. Yakin deh baju itu enggak akan pernah terpakai,” kata Merry. Saat belanja sebaiknya berpikirlah tentang masa kini. Apa yang cocok untuk Anda sekarang, itulah yang harus dibeli.  

2. Beli sesuatu yang benar-benar suka atau butuh 
Merry mengatakan, kebanyakan perempuan saat belanja sering kalap karena dipengaruhi oleh emosi. Waktu belanja paling ideal adalah ketika produk tersebut memang sangat Anda suka dan butuhkan. “Cara mengetahui apakah Anda benar-benar suka dengan benda tersebut adalah tahan untuk tidak membelinya sampai 24 jam. Sebab setelah 24 jam, produk tersebut masih terbayang-bayang dan tambah suka, maka Anda memang benar-benar suka,” ujar Merry.  

3. Tak masalah beli barang mahal 
Zaman sekarang berbagai produk fashion dan kecantikan telah habis ditiru oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pastikan jangan sampai terkecoh pada barang palsu. Sebab banyak orang tergiur membeli produk tiruan karena ingin memiliki sesuatu yang mahal berharga murah, tetapi kualitasnya buruk. “Kalau memang suka dan butuh, gak masalah untuk beli barang yang mahal, karena buat apa beli barang yang lebih murah tapi cuma tahan sebentar? Kalau dihitung-hitung harga pakainya lebih mahal dibanding barang mahal yang awet, nabung saja dulu,” katanya.  

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat, 
Salam Sukses & Selalu Action! 
Sumber: kompas.com / resep.web.id

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR