Selasa, 05 Juni 2012

Terlalu Sedikit / Terlalu Banyak Garam bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Jakarta, Selama ini banyak studi yang menyatakan kadar yang terlalu tinggi terhadap garam berbahaya bagi kesehatan. Tetapi ternyata jika Anda mengonsumsi garam terlalu sedikit juga memiliki dampak yang negatif juga terhadap kesehatan. Studi baru yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi garam terlalu sedikit dapat mempengaruhi kesehatan jantungnya. Studi yang selama ini dilakukan mengklaim bahwa asupan tinggi garam berbahaya bagi kesehatan. Kadar natrium yang tinggi hingga sekitar 3.500 mg setiap hari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Tapi terlalu sedikit natrium hampir sama buruknya dengan terlalu banyak. Para peneliti dari studi tersebut menemukan bahwa mirip dengan kadar natrium yang tinggi, kadar natrium yang terlalu sedikit juga tidak bagus untuk kesehatan. Penelitian ini dilakukan terhadap 28.880 pria dan wanita yang berusia 55 tahun. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang yang memiliki asupan natrium sangat rendah setiap harinya juga berisiko terhadap penyakit kardiovaskular dan bahkan kematian. Semakin sedikit garam yang Anda konsumsi semakin besar pula risiko kesehatan yang akan Anda alami. "Selain itu, peserta studi yang sedang diet rendah garam mengalami peningkatan rawat inap dan risiko kematian lebih tinggi akibat gagal jantung," kata peneliti studi tersebut seperti dilansir dari onlymyhealth, Senin (4/6/2012). United States Department of Agriculture (USDA) menyarankan tingkat konsumsi natrium dengan pedoman yaitu, orang yang berusia lebih dari 50 tahun dan orang lain yang menderita hipertensi, diabetes, atau penyakit ginjal kronis harus mengurangi asupan natrium sehari-hari menjadi kurang dari setengah sendok teh. Sedangkan orang secara umum dengan kondisi kesehatan yang sehat dapat mengonsumsi garam sebanyak 1 sendok teh atau sekitar 2.300 miligram natrium per hari. Anda harus membatasi konsumsi makanan olahan dalam kemasan karena mengandung natrium yang tinggi. Semoga bermanfaat. Sumber Linda Mayasari - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR