Selasa, 25 Februari 2014

10 Kondisi Mulut Ini Bisa Tunjukkan Masalah Kesehatan yang Anda Alami

Kondisi kesehatan seseorang bisa dilihat dari beberapa bagian tubuh misalnya kulit, mata, atau kaki. Lebih dari itu, mulut pun tak sekadar hanya untuk makan saja, tapi beberapa kondisinya bisa jadi indikasi masalah kesehatan yang sedang Anda alami. Seperti dikutip dari iVillage, Selasa (24/2/2014) berikut ini keadaan mulut yang bisa jadi indikator masalah kesehatan apa yang tengah Anda alami:  

1. Gigi terkikis 
Anda mengalami bruxism atau pengikisan gigi yang dipicu stres sehingga Anda sering menggemeretakkan gigi dan membuatnya lama-lama terkikis. Agar tak selalu menggemeretakkan gigi, coba kurangi stres dengan meditasi, olahraga, atau kegiatan yang menyenangkan.  

2. Gigi buram 
Anda bisa jadi memiliki asam lambung tinggi yang sebagian besar dipicu karena konsumsi makanan pedas, bekerja terlalu berat, dan langsung berbaring setelah makan. Menurut dokter gigi di Cleveland, Matthew Messina, asam lambung yang kembali ke tenggorokan bisa mengikis enamel dan membuat gigi jadi buram. "Untuk mengurangi asam lambung, hindari konsumsi makanan asam terlalu banyak seperti jeruk dan soda," kata dokter keluarga di Washington, Russell Maier, MD. 

 3. Mulut kering 
Menurut Maier, Anda kemungkinan mengalami sindrom Sjogren yakni penyakit autoimun di mana tubuh tidak bisa menghasilkan cukup air seperti air liur dan air mata. Sjogren membuat sistem kekebalan tubuh justru menyerang kelenjar air mata dan air liur. Selain itu, mulut kering juga bisa disebabkan karena gigi berlubang. Messina menjelaskan air liur yang menggenangi gigi membantu menjaga gigi dari pakteri pembusuk.  

4.Bau mulut 
Halitosis yang tak kunjung hilang meskipun Anda sudah menyikat gigi bisa disebabkan beberapa faktor,salah satunya diabetes. Maier mengatakan diabetesi tidak bisa mengahsilkan insulin yang memproduksi glukosa. Tanpa glukosa, tubuh memecah lemak menjadi keton yakni asam yang terbentuk di air liur dan bisa memicu bau mulut. Bau mulut juga bisa jadi tanda Anda kehausan atau keleahan.  

5. Gusi berwarna merah muda 
Anda anemia sebab kekurangan zat besi bisa menurunkan kadar hemoglobin yang bertugas mentransfer oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. "Gusi banyak mengandung pembuluh darah dan jika kurang mendapat oksigen, maka gusi tidak terlihat merah melainkan merah muda. Maka dari itu tambahkan asupan kaya zat besi seperti daging," papar Maier.  

6. Seperti ada rasa besi di mulut 
Jika terjadi lebih dari dua hari, Anda bisa jadi mengalami dysgeusia yakni perubahan rasa yang diakibatkan karena kekurangan zat besi. Untuk memastikan diagnosa, Messina menyarankan berkonsultasilah dengan dokter gigi dan jangan lupa tingkatkan asupan kaya zat besi seperti tiram dan daging unggas.  

7. Gusi meregang 
"Kebersihan mulut yang buruk bisa mengakibatkan penumpukan tartar pada gigi dan memicu peradangan kronis. Bila tak diobati akan menjadi perodontitis di mana gusi menjauhi gigi. Renggangan itu kemudian menjadi terbuka dan memudahkan bakteri masuk ke aliran darah," papar Messina. Jika bakteri sudah masuk ke aliran darah, berbagai masalah pun bisa terjadi termasuk stroke dan serangan jantung. Maka dari itu, Messina menyarankan rutinlah membersihkan gigi dan kontrol ke dokter setiap enam bulan sekali.  

8. Warna lidah berubah 
"Lidah berwarna cokelat atau hitam bisa karena noda yang ditinggalkan kopi atau rokok. Tapi jika warnanya putih atau kuning disertai gatal dan nyeri bisa jadi karena infeksi bakteri atau jamur yang mudah diobati," papar Maier.  

9.Lidah 'bermotif' 
Lidah seperti memiliki pola peta berupa titik-titik merah yang diduga akibat terlalu sering makan makanan pedas ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu seminggu. Namun, jika tak kunjung hilang dan bintik merah makin besar, ini bisa jadi tanda penyakit serius misalnya kanker mulut.  

10. Dinding mulut terluka 
"Kerusakan jaringan lunak dalam mulut bisa disebabkan karena stres atau terlalu banyak mengasup makanan asam seperti jeruk atau tomat. Biasanya luka akan hilang dalam waktu 10-14 hari. Tapi jika tak hilang, segera ke dokter untuk mendapatkan obat antimikroba," jelas Maier.  

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat,  
Salam Sukses & Selalu Action! 
Sumber Radian Nyi Sukmasari - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR