Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 November 2014

Manfaat dan Khasiat Buah Mengkudu untuk Pengobatan

Mengkudu memiliki nama latin Morinda citrifolia dan termasuk dalam famili Rubiaceae. Beberapa daerah di Indonesia memiliki sebutan beragam untuk mengkudu ini. Diantaranya Pace, Kemudu, Kudu (Jawa); Cangkudu (Sunda), Kodhuk (Madura), Wengkudu (Bali) dan masih banyak lagi. Buah mengkudu yang masih mentah biasanya digunakan untuk campuran rujak. Sementaranya buah yang masak digunakan untuk pengobatan. Meskipun baunya sangat tidak sedap, namun buah mengkudu yang sudah masak di pohon memiliki banyak manfaat untuk pengobatan. 

Hal ini karena ada beberapa kandungan zat didalamnya, antara lain morinda diol, morindone, morindin, damnacanthal, metil asetil, asam kapril dan sorandiyiol. 
Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat buah mengkudu untuk pengobatan tradisional disertai dengan contoh resep dan penggunaannya.  

1.Mengatasi Hipertensi 
Tekanan darah tinggi bisa diatasi dengan ramuan buah mengkudu. Caranya, sediakan 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok makan madu. Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu. Ramuan ini diminum dua hari sekali.  

2.Menyembuhkan Batuk 
Manfaat buah mengkudu yang lainnya adalah mengobati batuk. Caranya adalah dengan membuat ramuan yang terdiri dari 1 buah mengkudu dan ½ genggam daun poo (bujanggut). Kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal tersisa 1 gelas. Saring airnya, lalu diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.  

3.Obat Sakit Perut 
Khasiat buah mengkudu yang selanjutnya adalah sebagai obat sakit perut. Jika Anda atau keluarga terkena sakit perut, ambil saja 2-3 lembar daun mengkudu. Setelah dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus, ditambah garam dan diseduh air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum.  

4.Mengobati Sakit Kuning 
Bahan yang diperlukan adalah 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 potong gula batu. Cara membuatnya, buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata. Saring airnya, diminum dan diulangi 2 hari sekali. Demam, Masuk angin dan infuenza Bahan yang dibutuhkan adalah 1 buah mengkudu dan 1 rimpang kencur. Kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan rauan tersebut diminum dua kali sehari, tiap pagi dan sore.  

5.Mengatasi kulit bersisik 
Buah mengkudu yang sudah masak di pohon memang memiliki banyak khasiat. Salah satunya untuk kecantikan, buah mengkudu bisa digunakan untuk menghaluskan kulit. Caranya, bagian kulit yang bersisik digosok dengan buah mengkudu tersebut sampai merata, dan dibiarkan selama 5-10 menit, kemudian dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi dengan air hangat. 

Dewasa ini, buah mengkudu sudah dijadikan ekstrak dan dijual dalam kemasan. Baik dalam bentuk sirup maupun jus. Oh, ya jus mengkudu ini dikenal juga dengan nama jus Noni.  

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat,  
Salam Sukses & Selalu Action! 
Sumber manfaatbuahdaun
Read More..

Selasa, 22 November 2011

Penyakit-penyakit yang Bikin Cepat Lelah

Jakarta, Seharian beraktivitas memang bisa membuat orang lelah, tapi jika lelah menyerang sepanjang waktu maka ada beberapa jenis penyakit yang perlu diwaspadai. Setidaknya ada 10 penyakit yang membuat orang cepat lelah.

20 hingga 30 persen penyebab lelah adalah penyakit tertentu. Jika Anda merasa sangat lelah dan lemah untuk berjalan-jalan, bekerja, mandi atau hanya

untuk berpakaian, maka itu bisa jadi karena masalah serisu.

Berikut 10 penyakit yang sering membuat orang cepat lelah, seperti dilansir Health24, Senin (21/11/2011):

1. Depresi dan melankolis
1 dari 10 orang telah menderita depresi tahap tertentu dan depresi merupakan penyebab umum kelelahan. Ketidakseimbangan dalam neurotransmiter seperti serotonin dapat menyebabkan kelelahan, apatis, perasaan tidak enak di kepala dan sakit kepala.

2. Anemia
Jika tingkat zat besi atau sel darah merah tidak cukup untuk membawa oksigen, maka otak dan otot tidak akan mendapatkan oksigen dengan cukup. Hal inilah yang menyebabkan orang anemia (kurang zat besi atau kurang darah) sering merasa lelah, terutama jika berjalan atau melakukan kegiatan apapun yang melibatkan aktivitas fisik.

3. Rheumatoid arthritis dan penyakit jaringan ikat lain (autoimun)
Dalam penyakit ini, tubuh membentuk antibodi terhadap jaringan sehat dan menyebabkan kerusakan. Serangan pada sistem kekebalan tubuh akhirnya menguras energi dan membuat penderitanya cepat lelah. Penyakit autoimun misalnya lupus erythematosus dan keratodermia (pengerasan dari kulit).

4. Masalah tiroid
Pelepasan hormon tiroid menentukan kecepatan metabolisme. Jika tingkat hormon tiroid terlalu rendah maka metabolisme akan lambat, membuat penderitanya merasa lelah, kulit dan rambut akan menjadi kering dan kusam, mungkin berat badan naik karena tubuh lambat membakar kalori, kaki membengkak dan detak jantung akan lebih lambat.

5. Diabetes dan resistensi insulin
Pada penderita diabetes tipe 1 (tubuh tidak dapat memproduksi insulin karena kerusakan pankreas) dan tipe 2 (insulin menjadi semakin tidak efisien), sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup untuk berfungsi. Bahkan aktivitas ringan pun dapat menyebabkan penderita diabetes merasa lelah.

6. Masalah tekanan darah
Tekanan darah tinggi dan rendah dapat menyebabkan kelelahan. Beberapa obat tekanan darah juga menyebabkan kelelahan sebagai efek samping. Kelelahan juga merupakan gejala penting dari beberapa masalah ginjal, seperti gagal ginjal, yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan anemia, baik yang dapat membuat merasa lelah. Tekanan darah rendah sering menyebabkan pusing dan sikap apatis.

7. Penyakit dengan demam dan infeksi
Kebanyakan infeksi membuat orang merasa lemah dan lelah, terutama jika disertai dengan demam. Jika penyakit ini biasanya mempengaruhi organ-organ vital seperti paru-paru, sumsum tulang atau otot jantung, kelelahan mungkin bahkan lebih buruk.

Contohnya misalnya endokarditis (infeksi pada katub jantung), miokarditis (peradangan otot jantung), pneumonia asimtomatik (radang otak), HIV (sebagai akibat dari penurunan berat badan, diare, infeksi paru-paru dan anemia), TBC dan hepatitis.

8. Sleep apnea dan masalah THT (teling, hidung, tenggorokan)
Hidung tersumbat kronis (sebagai akibat dari alergi), sinusitis, amandel membesar dan apnea tidur dapat mengganggu tidur dan mengurangi pasokan oksigen ke tubuh. Akhirnya orang akan terus-menerus mengantuk, lelah dan mudah tersinggung.

9. Penyakit jantung
Kelelahan juga bisa menjadi tanda pertama dari gagal jantung, aritmia (gangguan irama), penyakit pembuluh darah dan serangan jantung. Menurut peneliti di Harvard University, 71 persen perempuan mengeluh kelelahan sebulan sebelum serangan jantung dan 43 persen selama serangan jantung. Gejala yang paling penting dari serangan jantung pada penderita diabetes adalah sesak napas yang parah dan kelelahan, bukan sakit.

10. Coeliac disease
Coeliac disease adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh malabsorpsi (masalah penyerapan) intoleransi gluten. Gluten biasanya hadir dalam gandum dan gandum hitam dan pada tingkat lebih rendah dalam barley dan produk gandum lainnya. Malabsorpsi vitamin B yang banyak terdapat dalam gandum akhirnya dapat mengakibatkan anemia dan kelelahan.

Sumber Merry Wahyuningsih - detikHealth
Read More..

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

SpONsOR