Selasa, 25 Februari 2014

9 Fakta Mengejutkan tentang Mimpi yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ada banyak persoalan mengenai tidur yang hingga kini masih menjadi misteri. Kebanyakan orang tahu bahwa ada perubahan yang terjadi pada otak ketika sedang tidur, dan kebanyakan hanya bisa menebak penyebabnya. Bahkan, para pakar pun hanya memiliki teori-teori untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai tidur dan mimpi. 

Tidur telah lama diketahui sebagai suatu cara untuk memproses, mengurutkan, dan menyimpan hal yang terjadi selama satu hari. Gagasan tersebut didukung oleh banyak penelitian. Menurut Rubin Naiman, psikolog spesialis tidur dan pengobatan mimpi di Universitas Arizona, otak bisa dianggap seperti perut kedua yang bertugas mencerna informasi. "Pada malam hari, otak seolah menelan, mencerna, dan menyaring informasi. 

Seperti perut, ia juga melakukan pembuangan. Apa yang tetap disimpan otak menjadi bagian dari diri kita," tuturnya sebagaimana dilansir dari Huffington Post dan ditulis pada Selasa (25/2/2014). Inilah beberapa fakta tetang mimpi yang telah berhasil diketahui, di antara banyaknya mitos yang beredar.  
 
1. Mimpi terjadi sepanjang malam 
Anggapan yang sering beredar, mimpi hanya terjadi pada saat tidur memasuki fase rapid eye movement atau REM. Tetapi sebenarnya saat tidur, kata Naiman, mimpi terjadi secara konstan. Pada fase REM, orang menjadi lebih peka terhadap kehadiran mimpi "Hanya karena Anda tidak melihat mimpi, bukan berarti mimpi itu tidak ada," ungkapnya. Semakin malam larut, periode REM akan semakin panjang, Itulah mengapa mimpi kebanyakan disadari pada sepertiga akhir malam. 

 2. Serangga dan ikan tidak memiliki fase REM 
Meski beberapa mimpi terjadi di luar fase REM, meneliti fase REM pada spesien lain membuat ilmuwan mengetahui apakah hewan-hewan itu juga memiliki mimpi. Demikian menurut peneliti dari Universitas California. Semua mamalia, reptil, dan beberapa burung memiliki fase REM dan kemungkinan besar juga memiliki mimpi. Sedang serangga dan ikan tidak memiliki fase REM dan kemungkinan tidak memiliki mimpi. 

3. Mimpi sulit diingat jika orang bangun karena alarm 
Trauma akibat bunyi alarm yang menarik paksa seseorang dari dunia mimpi menuju dunia nyata dapat menyebabkan orang melupakan apa yang terjadi dalam mimpi. Cara terbaik untuk mengingat mimpi, ungkap Naiman, adalah dengan membiarkan tubuh bangun sendiri dengan perlahan, selama beberapa menit, sambil menyingkirkan kepeningan. Namun, jangan terlalu keras berupaya mengingat gambaran mimpi. "Jika Anda mengejar mimpi, ia justru akan kabur," ujar Naiman.  

4. Orang yang mengingat mimpi memiliki aktivitas otak yang berbeda 
Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa aktivitas spontan di bagian otak yang disebut persimpangan temporo-parietal diketahui lebih aktif pada orang yang lebih sering mengingat mimpi dibanding orang yang jarang mengingat mimpi. Perbedaan aktivitas otak tidak hanya terjadi selama tidur saja, tetapi juga ketika partisipan berada dalam kondisi sadar. Penelitian itu juga menemukan bahwa orang yang mengingat lebih banyak mimpi lebih mudah beraksi terhadap suara, baik saat tidur maupun bangun, dibanding orang yang tidak mengingat banyak mimpi.  

5. Ketika baru terjaga, tubuh masih bereaksi pada mimpi 
Terkadang saat bangun, kita masih merasakan amarah, kesedihan, atau kegelisahan akibat sesuatu yang terjadi di dalam mimpi. Perasaan itu seolah ada begitu saja saat bangun tidur tanpa bisa dijelaskan apa penyebabnya. Secara biologis, ungkap Naiman, masuk akal bahwa perasaan-perasaan dari mimpi tetap menempel meski orang telah tersadar. "Pengalaman yang kita lami dalam mimpi dicatat oleh tubuh dan otak dengan cara yang hampir sama," katanya. Reaksi tubuh pada mimpi sama seperti rekasi tubuh di dunia nyata. Misalnya tekanan darah atau denyut jantung yang melonjak saat mendapati mimpi penuh tekanan, sama persis seperti ketika stres mendera di dunia nyata. Menurut Naiman, reaksi tubuh itu membantu melekatkan pengalaman-pengalaman emosional yang didapat dari mimpi. 

6. Kita bermimpi secara real time 
Meskipun mitos mengatakan mimpi terjadi dalam sepersekian detik, kenyataannya mimpi bisa berlangsung selama 20, 30, bahkan 60 menit. Demikian ungkap Naiman. Pada tahap awal tidur, mimpi mungkin memiliki durasi yang tidak terlalu panjang. Namun semakin malam larut, periode REM semakin lama dan durasi mimpi pun semakin panjang.  

7. Mimpi buruk tak melulu soal ketakutan 
Mimpi buruk tentu menakutkan, begitu juga dengan emosi-emosi yang terjadi di tempat kerja. Dalam sebuah studi pada tahun 2014, para ilmuwan menganalisis mimpi dari 331 orang. Mereka menemukan bahwa banyak mimpi buruk diakibatkan oleh rasa kegagalan, ketakutan, kebingungan, kesedihan, dan rasa bersalah. Para peneliti juga menemukan bahwa pria berkecenderungan memiliki mimpi buruk seputar kekerasan atau serangan fisik, sedangkan mimpi buruk perempuan biasanya seputar konflik dalam hubungan.

8. Banyak hal aneh terjadi dalam mimpi, tetapi itu tidak benar-benar aneh 
"Saat Anda bermimpi, tak peduli betapa anehnya, misal permain kartu dengan tupai hijau raksasa dan Ratu Mary, itu tidak aneh. Itu aneh hanya ketika Anda terbangun dan melangkah ke dunia nyata, dan menganggap bahwa mimpi itu aneh," ungkap Naiman. Mimpi tersebut mendapat predikat aneh hanya setelah orang terbangun dan mengatakan bahwa mimpi itu aneh. Menurut Naiman, membandingkan keanehan dalam mimpi dengan keanehan dalam dunia nyata seperti membandingkan menu makan di dua negara dengan budaya berbeda.  

9. Orang bisa meninggal dalam mimpi dan kemudian bangun dengan selamat 
Banyak orang mempercayai mitos populer yang mengatakan bahwa jika seseorang meninggal dalam mimpi, maka ia benar-benar meninggal di dunia nyata. Tetapi ujar Naiman, hal tersebut tidak benar. Ia justru mendorong orang untuk mengeksplorasi pengalaman kematian dalam mimpi. "Jika Anda memiliki kesempatan untuk merasakan kematian dalam mimpi, lanjutkan saja!" ujarnya. Menurut Naiman, mimpi semacam itu merupakan pengalaman yang menarik.  

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat, 
Salam Sukses & Selalu Action! 
Sumber Muamaroh Husnantiya - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR