Selasa, 17 September 2013

6 Pemicu Sakit Jantung: Dari Seafood Hingga Kemacetan Lalu-lintas

Bukan cuma garam dan makanan berlemak yang bisa menyebabkan sakit jantung. Di kehidupan sehari-hari, banyak hal-hal tak terduga yang juga bisa memicu sakit jantung, mulai dari seafood hingga kemacetan lalu lintas di kota besar. Hal-hal tak terduga yang bisa memicu sakit jantung antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Healthy Living, Senin

1. Beberapa jenis seafood Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan laut sebenarnya bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Namun penelitian di Syracuse University menunjukkan, tidak semua seafood aman bagi jantung karena tidak sedikit yang mengandung logam berat dari pencemaran air laut. Logam berat seperti merkuri bisa mempengaruhi hormon kortisol dan kesehatan jantung. Selain tuna, ikan-ikan predator seperti ikan pedang, makarel, dan segala jenis hiu, cenderung memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi. Tentunya hal ini dipengaruhi juga leh kondisi perairan tempat ikan-ikan itu diambil. 

2. Bahan-bahan antilengket Bahan antilengket memang memudahkan berbagai urusan masak-memasak, namun tidak bagi kesehatan. Setelah sebelumnya dikaitkan dengan risiko kemandulan, kolesterol tinggi dan hiperaktivitas, senyawa perfluorooctanoic acid (PFOA) dalam bahan-bahan antilengket kini dikaitkan juga dengan penyakit jantung. 

3. Perubahan iklim Dampak pemanasan global tidak hanya mempercepat pencairan es di kutub, melainkan juga meningkatkan risiko penyakit jantung. Suhu udara yang meningkat membentuk partikel-partikel kecil yang disebut PM 2.5, yang mengotori udara dan bisa mengendap di paru-paru saat terhirup. Saking kecilnya, partikel ini lolos dari sistem imun lalu masuk ke peredaran darah dan bisa menyumbat saluran ke jantung. Asam lemak omega 3 yang terkandung dalam ikan bisa mengurangi risiko penyumbatan oleh partikel PM 2.5, selama ikannya tidak tercemar oleh logam berat. 

4. Sabun antibakteri Salah satu bahan aktif yang dipakai dalam sabun antibakteri, yakni triklosan, juga berperan dalam meningkatkan risiko penyakit jantung. Penggunaan sabun antibakteri secara berlebihan meningkatkan risiko gangguan tiroid dan resistensi kuman, dan secara tidak langsung keduanya juga berhubungan dengan penyakit jantung. 
5. Makanan kalengan Ada beberapa kandungan dalam makanan kalengan yang bisa menyebabkan sakit jantung, salah satunya garam. Konsumsi garam natrium yang berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah dan sekaligus juga risiko serangan jantung. Kandungan lainnya terdapat pada kemasan kaleng itu sendiri, yakni bisphenol-A (BPA) yang merupakan bahan pelapis. Paparan tinggi terhadap BPA dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko aritmia atau gangguan irama jantung yang bisa memicu serangan jantung.

6. Kemacetan lalu lintas Polusi udara yang banyak terhirup saat terjebak kemacetan dalam jangka panjang bisa menjadi pembunuh yang mematikan. Sebuah penelitian di Jerman menunjukkan bahwa orang-orang yang kerap berada dalam kemacetan, baik sebagai sopir maupun penumpang, bahkan juga pejalan kaki dan pengendara sepeda, cenderunga mengalami peningkatan risiko sakit jantung hingga 3,2 kali lipat.  

Selamat Mencoba Semoga Bermanfaat  
Salam Sukses & Selalu ActiON! 
Sumber AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR