Selasa, 16 Juli 2013

Posisi Tidur Mana yang Paling Baik Bagi Kesehatan?

Saat akan memejamkan mata dan beristirahat, tidak semua posisi tidur memiliki dampak positif yang sama bagi tubuh Anda. Pada beberapa kasus, posisi tidur yang salah dapat mempengaruhi kesehatan. Meskipun sulit mengubah kebiasaan posisi tidur, ada baiknya Anda mengetahui apakah posisi yang Anda pilih berdampak positif bagi kesehatan atau sebaliknya justru mengganggu kesehatan Anda. Berikut sisi positif dan negatif dari masing-masing posisi tidur, seperti dikutip dari Fitsugar, Senin (15/7/2013) :  

1. Tidur Telentang 
Positif : posisi ini sangat bagus untuk menyeimbangkan berat badan Anda serta menjaga organ dalam tubuh agar tetap selaras. Nyeri leher dan punggung juga bisa dicegah dengan posisi ini. Satu hal yang perlu Anda perhatikan, pastikan terdapat bantal di bawah lutut sebagai pengganjal untuk membantu menjaga keselarasan punggung. Negatif : jika Anda sering mendengkur lalu ingin beralih ke satu sisi, maka posisi ini akan membuat dengkuran Anda semakin keras.  

2. Tidur Miring 
Positif : tidur miring dalam posisi seperti janin dengan lutut ditekuk dan bantal di antara kaki bisa membantu mengurangi tekanan dari punggung. Hal terpenting yaitu tetap gunakan bantal untuk menjaga kepala Anda dalam posisi netral sehingga kepala tidak akan turun dan mempengaruhi postur tubuh Anda. Posisi tidur seperti ini juga bisa mengurangi nyeri perut dan mulas. Negatif : hampir tidak ada karena posisi ini mengikuti kelengkungan alami dari tulang belakang.  

3. Tidur Tengkurap 
Positif : Bila Anda memiliki sakit punggung di bagian bawah, terkadang tidur tengkurap bisa mengurangi rasa sakit tersebut. Selain itu, ketika sepanjang hari Anda sudah terlalu lama membungkuk atau duduk, posisi ini akan terasa luar biasa karena menyerupai posisi Cobra pada yoga, dengan diperlukannya banyak bantal. 

Negatif : Meskipun tengkurap adalah posisi tidur favorit Anda, nampaknya posisi inilah yang paling berisiko. "Tidur tengkurap membuat lengkungan alami di tulang belakang menjadi rata dan membuat kepala berpaling ke satu sisi sepanjang malam. Hal ini bisa mengganggu keselarasan tulang belakang di leher," jelas Jonathan FitzGordon, seorang Alignment Specialist dari NYC. 

Selain itu, posisi ini juga bisa memberi tekanan yang tidak perlu pada saraf dan menyebabkan kesemutan ketika Anda bangun. 

Selamat Mencoba Semoga Bermanfaat  
Salam Sukses & Selalu ActiON! 
Sumber Radian Nyi Sukmasari - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR