Jumat, 11 April 2014

Kenali Gejala-gejala PCOS, Penyakit yang Bikin Wanita Sulit Hamil

Gangguan hormon sindrom ovarium polikistik atau Polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan kondisi yang paling banyak menyebabkan wanita sulit hamil. Apa saja gejalanya yang perlu dikenali? Polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan gangguan hormonal yang umum di kalangan wanita usia reproduksi. Wanita dengan PCOS memiliki banyak kista kecil yang terletak di sepanjang tepi luar dari masing-masing ovarium (indung telur). 
Hal ini menyebabkan tidak adanya ovulasi, sehingga menyulitkan wanita untuk mendapatkan keturunan. Gejala PCOS biasanya muncul segera setelah seorang wanita pertama kali mendapatkan haid (menarche). Dalam beberapa kasus, PCOS berkembang di kemudian hari selama tahun-tahun reproduksi, misalnya saat berat badan naik cukup besar. 

Tanda dan gejala PCOS bervariasi tiap pasien, baik dalam jenis dan tingkat keparahan. Untuk dapat mendiagnosis PCOS, dokter biasanya mencari setidaknya dua dari gejala berikut, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Jumat (11/4/2014):

1. Bertubuh gemuk 
"Kegemukan dapat memicu terjadinya resistensi insulin dan menyebabkan tingkat insulin tinggi di dalam tubuh. Insulin yang tinggi akhirnya membuat sel telur tidak dapat berkembang dan wanita jadi tidak mengalami ovulasi (pelepasan sel telur matang atau dikenal dengan masa subur," jelas dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter spesialis kandungan dari RS Pusat Pertamina, saat berbincang dengan detikHealth. 

2. Menstruasi abnormal 
Ini adalah karakteristik yang paling umum. Kelainan menstruasi misalnya interval menstruasi lebih lama dari 35 hari, kurang dari delapan siklus menstruasi setahun, tidak mengalami menstruasi selama empat bulan atau lebih, dan periode menstruasi berkepanjangan yang mungkin dengan pendarahan sedikit atau berat.
3. Kelebihan kadar androgen 
Peningkatan hormon pria (androgen) dapat menyebabkan tanda-tanda fisik, seperti kelebihan rambut tubuh dan wajah (hirsutisme), jerawat dewasa atau jerawat remaja yang parah, dan adanya pola kebotakan (alopesia androgenik). Namun, tanda-tanda fisik dari kelebihan androgen bervariasi dengan etnisitas, jadi tergantung pada latar belakang etnis Anda. Misalnya, wanita keturunan Eropa Utara atau Asia mungkin tidak akan terpengaruh. 

4. Ovarium polikistik 
Ovarium membesar mengandung banyak kista kecil yang dapat dideteksi dengan USG (ultrasonografi). Kondisi ini membuat sel telur menjadi tidak matang dan menyebabkan kegagalan ovulasi.

 Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat,  
Salam Sukses & Selalu Action! 
Sumber Merry Wahyuningsih - detikHealth

Tidak ada komentar:

tUkeRAn LiNk YUK ?!

Silahkan tambahkan sendiri Link Banner para sobat dengan cara menulis alamat URL site dan alamat URL banner ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Silahkan tambahkan sendiri Link Text para sobat dengan cara menulis nama dan alamat URL site ke dalam kolom di bawah ini. Trims.

Google News

SpONsOR